Gas Elpiji 3 Kilogram Mahal, Sejumlah Warga desak Pemkot Makassar Gelar Operasi Pasar

ZONASULSEL.COM MAKASSAR | Sejumlah warga meminta Pemerintah Kota Makassar menggelar Operasi Pasar. Pasalnya Tabung gas elpiji 3 Kg, selain masih langka, harga jual eceran juga mahal.

Hal tersebut diungkapkan Dg Sia. Warga yang tinggal Jl Borong Raya ini mengaku elpiji 3 kg biasanya dibeli dengan harga 17 ribu hingga 20 ribu, namun saat ini dibeli dengan harga 22 hingga 25 ribu.

” Susah pak, harga gas mahal, mau beli pada agen di pasar toddopuli tapi harus bawa KTP, itupun tidak dilayani kalau bukan langganan.

Lain lagi dengan yang dialami Sanuddin yang tinggal di Jalan Tamangapa Raya. Dia harus keliling hingga ke Samata Kabupaten Gowa untuk mendapatkan Gas, itupun dengan harga 24 ribu.

” Untuk membantu warga, kami mohon pemkot Makassar untuk melakukan operasi pasar, terutama di daerah perbatasan seperti di Kelurahan Tamangapa dan tempat lainnya”, Ujarnya.

Diketahui, Pertamina telah mengelar Operasi Pasar pada sejumlah lokasi di Sulawesi Selatan terkait berkurangnya tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi di pasaran saat menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah.

Sekitar 11.760 ribu tabung didistribusikan untuk Operasi Pasar (OP) di Wilayah Rayon II atau Sulsel bagian selatan, sebut Pelaksana tugas Unit Manager Communication CSR Pertamina MOR VII Sulawesi, Ahad Rahedi beberapa waktu yang lalu.

Sejumlah pangkalan serta agen LPG yang ditunjuk Pertamina, kata dia, langsung melakukan penjualan LPG 3 kilogram kepada masyarakat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) seharga Rp15.500 per tabung.

Untuk Kota Makassar ada tujuh titik yakni di SPBU Ratulangi Kecamatan Mamajang, SPBU Sudiang Kecamatan Biringkanaya, di Kecamatan Mariso, Kecamatan Tamalanrea, Kecamatan Bontoala, Kecamatan Tamalate dan di Antang Kecamatan Manggala.(*)