oleh

Tim Anti Bandit Polres Gowa Amankan Satu Pelaku dan Tiga Orang Penadah Kasus Pencurian Emas 200 Gram

ZONASULSEL, COM – GOWA | Tim Anti Bandit Sat Reskrim Polres Gowa kembali mengungkap kasus pencurian emas seberat 200 gram dengan tujuh jenis perhiasan, beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui kronologis kejadian, Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto, S.I.K didampingi Kasubbag Humas dan KBO Reskrim Polres Gowa menggelar Presconfrence yang disesuaikan dengan protokol kesehatan di halaman Mako Polres Gowa, Senin (1/2) sore.

Dari pengungkapan kasus ini Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil mengamankan seorang pelaku utama berinisial SDT (30) dan 3 (tiga) orang penadah masing-masing berinisial TT alias I (40), SDN (41) dan HS (53)

Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto saat memimpin press conference menjelaskan, pelaku utama (SDT) saat itu bekerja mengecat di rumah korban Hj. Norma warga yang beralamat di Benteng Somba Opu Dusun Tombolo Desa Jenetallasa Kec. Pallangga Kab. Gowa.

Dihari kedua bekerja, pelaku melanjutkan pengecatan di kamar korban. Karena korban tidak berada di rumah lalu pelaku mencari barang berharga kemudian berhasil mengambil Emas yang disimpan di dalam kamar di bawah tempat tidur,” ungkap Kapolres Gowa.

Pasca menguasai barang curiannya pelaku tidak kembali bekerja di rumah korban kemudian menjual cincin emas seberat 7 gram seharga Rp. 3. 250.000 kepada penadah TT Alias I dan SN.

Setelah kedua penadah menguasai cincin emas lalu menjualnya kepada penadah III yakni AS sebesar Rp. 4.900.000 selanjutnya dilebur untuk diolah kembali.

“Pelaku ini pada hari ketiga pasca berhasil menguasai perhiasan tidak kembali bekerja di rumah korban dan karena merasa dirugikan selanjutnya melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian Polres Gowa, “tutur Kapolres Gowa AKBP. Budi Susanto

Budi menambahkan, saat penadah menerima penjualan barang hasil curian ia mengelabui pelaku utama dengan cara mengurangi timbangan menjadikan emas tersebut seberat 5 gram. Sisa emas yang belum digadaikan diamankan dari tangan pelaku.

“Untuk para pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 5 hingga 7 tahun penjara, “ungkap Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto S.I.K menutup press conference. (*/anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed