oleh

Bupati Maros Hadiri Musrenbang RKPD Tkt. Kec. Moncongloe dan Tompobulu


ZONASULSEL.COM – MAROS | Bupati Maros, H.A. S. Chaidir Syam dan Wakil Bupati, Hj. Suhartina Bohari menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tk. Kecamatan Moncong Loe, Rabu, 3/3/2021. Turut hadir, Wakil Ketua DPRD Kab. Maros, Hj. Haerya Rahman, para pimpinan OPD, Camat Moncongloe, kepala desa, dan Forkopimda dan Dan Yon Zipur Satria. Acara Musrenbang tersebut dipusatkan di Dusun Tokka Tenarasa.

Dihadapan Bupati Maros, Camat Moncong Loe, Nuryadi melaporkan hasil Musrenbang yang menjadi prioritas di tingkat kecamatan merupakan aspirasi masyarakat dari lintas desa.

Menurut Nuryadi, usulan itu diharapkan dapat diwujudkan untuk menghindari ketimpangan dalam pelaksanaan pembangunan. Di Moncongloe ini, lanjut Nuryadi, butuh penanganan sampah yang belum selesai. Penyebabnya, wilayah Moncongloe yang merupakan lintas daerah jadi sarang pembuangan sampah dari Gowa dan sekitarnya yang melintas di wilayah. “Olehnya itu, perlu ada kontainer untuk tempat penampungan sampah, ” pinta Nuryadi.
Selain itu, masalah banjir. Dimana setiap pengembang yang membangun dari ketinggian sehingga berdampak terjadinya banjir.

Pada kesempatan itu, wakil ketua DPRD Kab. Maros Haeria Rahman menyampaikan pokok-pokok pikirannya menilai bahwa pembangunan di sektor infrastruktur di Moncongloe sudah memadai. Yang paling penting sekarang bagaimana kita membangun Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat. ” Kalau SDM bagus, masyarakatnya akan maju. Berarti pembangunan pun akan maju asalkan kita saling bahu membahu, membangun Moncongloe,” kata Haeriya.

Bupati Maros Chaidir Syam, menilai apa yang disampaikan wakil ketua DPRD Maros maupun Camat Moncongloe menjadi catatan untuk perkembangan pembangunan di Moncongloe. Kenapa? Keduanya tahu betul kondisi wilayah Moncongloe,” ujar Chaidir Syam.

Menurut Bupati Maros, Musrenbang merupakan forum aspirasi masyarakat yang selama ini dilakukan di kantor camat, tapi kali ini dilaksanakan di luar. Tujuannya, adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan pembangunan di desa. ” Kita berharap, program pembangunan yang dibahas pada Musrenbang dapat diwujudkan desa itu bisa mandiri,” kata Chaidir Syam.

Menurutnya, mantan bupati Hatta Rahman dan mantan wakil bupati Harmil Mattotorang telah meletakkan fondasi pembangunan yang sudah bagus. Yang belum selesai kita akan tuntaskan. “Karenanya, hasil Musrenbang tahun 2021 akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2022,” kata Chaidir Syam.

Bupati Maros mengingatkan, bahwa momen Musrenbang merupakan titik awal untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Maros dimana Chaidir Syam dan Suhartina Bohari dilantik sebagai Bupati dan wakil bupati Maros. ” Tentunya, hasil Musrenbang itu yang berkualitas. Jangan biasa-biasa. Tapi, harus berkualitas,” harap Chaidir Syam.

Untuk mengimplementasikan hasil Musrenbang tersebut tidak perlu lagi ada lobi ke anggota dewan agar keinginannya dikabulkan. ” Tidak ada lagi seperti itu. Karena semua hasil Musrenbang harus diaudit. Diinput untuk dijadikan planning ke depan. Harus ada proses yang baik sehingga pembangunan di Kabupaten Maros juga berkualitas,” imbunya.

Chaidir Syam mengimbau kepada seluruh OPD agar serius menangani program pembangunan yang menjadi prioritas.

Menurut Chaidir Syam, dimasa Pandemi ini ada anggaran yang harus dipotong sebesar 8 persen untuk penanganan Covid. Dan, Kades harus menjadi contoh demi kesehatan kita semua.

Setelah dari Moncongloe, Bupati Maros
juga menghadiri Musrenbang di Kecamatan Tompobulu yang ke – 12.
Bupati Maros menilai, pembangunan di
Tompobulu terbangun begitu pesat. Tompobulu akan menjadi pusat lalulintas antar kabupaten. Sehingga masyarakatnya harus siap menghadapi perubahan yang pesat itu. Seperti rencana pembangunan Mako Brimob dan destinasi wisata. (anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed