oleh

Bersama Bupati, Kapolres Maros Hadiri Deklarasi, LPA Gagas “Stop Perkawinan Anak, Ayo  Kuliah”  

ZONASULSEL.COM – MAROS |  Perkawinan anak merupakan bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap anak, serta pelanggaran terhadap hak anak. Khususnya hak untuk menikmati kualitas hidup yang baik dan sehat, serta hak untuk tumbuh dan berkembang sesuai usianya.

Hal tersebut mengemuka dalam deklarasi “Stop Perkawinan Anak, Ayo Kuliah” yang digagas oleh  Lembaga Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (LP3A)  bekerja sama dengan Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Maros, Kamis (22/4/2021) bertempat di Baruga A Pemkab Maros.

Deklarasi tersebut dibuka langsung Bupati Maros, Chaidir Syam  dihadiri Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon dan para undangan.

Kapolres Maros mengatakan,  Kehadirannya dalam kegiatan Deklarasi ” Stop Perkawninan Anak, Ayo Kuliah”  sebagai bentuk dukungan Polres Maros dengan kampanye gerakan yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di kabupaten Maros. Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan. “Bersama Bupati dan seluruh Stake Holder akan terus bersama – sama mendukung gerakan, Stop Perkawinan Anak, Ayo Kuliah,” tutupnya. (*/anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed