oleh

Muhammad Wahyu Yusran Meluncurkan Buku Generasi Penentu di Kota Makassar

ZONASULSEL.COM MAKASSAR |  Sebuah karya inspiratif kembali dihasilkan anak muda Sulawesi Selatan yakni Muhammad Wahyu Yusran, anak muda yang sangat menyadari akan pentingnya peran dan kontribusi generasi muda bagi perjalananan bangsa Indonesia.

Melalui sebuah buku yang ia tulis dengan judul Generasi Penentu, Bangkit dari Pandemi Menyongsong Indonesia Emas 2045, Wahyu ingin memberikan sebuah narasi positif ditengah krisis wabah pandemic covid-19 yang sedang melanda.

Ia ingin mengingatkan Generasi muda Indonesia bahwa potensi dan kualitas kita, tidak kalah dengan bangsa lainnya. Sehingga ia berharap, buku ini dapat menjadi salah satu referensi dan motivasi untuk membangun kepercayaan diri generasi muda.

Wahyu mengungkapkan peran dan kontribusi generasi muda sangat berpengaruh besar bagi bangsa Indonesia.

“Generasi muda merupakan harapan dan masa depan bangsa ini ada di pundaknya sejak dulu generasi muda selalu hadir memberikan peran dan kontribusi dalam setiap episode perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan, perubahan dan peristiwa besar yang pernah terjadi sebelumnya, pelaku dan inisiatornya adalah kelompok generasi muda. Mulai dari berdirinya Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda 1928, peristiwa Rengasdengklok tahun 1945, gerakan mahasiswa tahun 1966, hingga aksi reformasi tahun 1998. Semuanya adalah peristiwa penting, yang telah membawa bangsa Indonesia menuju ke arah yang lebih baik”ungkap Wahyu Yusran.

Wahyupun menilai Buku Generasi Penentu berisi pemikiran dan referensi bagi generasi muda Indonesia untuk bisa memanfaatkan bonus demografi dan kemajuan teknologi saat ini. saat ini kita sedang memasuki masa-masa terbaik, yang penuh dengan kesempatan dan pilihan.

“Indonesia saat ini sedang memasuki momentum yang sangat bagus, yaitu bonus demografi atau window of opportunity.

Momentum ini jarang terjadi dua kali dan bahkan bisa saja hanya terjadi sekali dalam perjalanan sebuah bangsa. Kemudian, kemajuan dunia teknologi yang sudah semakin canggih dan banyak membantu setiap aktivitas kita.

Hadirnya teknologi, membuat segalanya menjadi mungkin, karena semuanya telah ada dan tersedia, seperti akses ilmu dan pengetahuan yang sudah semakin mudah dan praktis.

Generasi muda hari ini telah memiliki segala persyaratan dan kebutuhan untuk menjadi genepengetahuan. untuk masa depan bangsa, mulai dari infrastruktur yang lebih baik, akses pendidikan, kecanggihan teknologi, serta ekosistem yang mendukung.

Segala hal yang kita miliki saat ini, jauh lebih baik jika dibandingkan generasi sebelumnya. Sehingga, harapan untuk menjadikan Indonesia Emas 2045 bukanlah hal yang muluk-muluk atau mustahil terjadi, dengan catatan kita mampu untuk mengelola dan mengoptimalkan segala potensi yang kita miliki saat ini”ujarnya.

Anak muda yang juga merupakan Presiden Mahasiswa BEM KEMA Telkom Univesity 2018, juga mengingatkan didalam bukunya, bahwa saat ini generasi muda Indonesia juga sedang menghadapi banyak ujian dan tantangan.

“Ketika kita sedang mempersiapkan Insonesia Emas 2045. banyak fenomena dan kejadian yang menjadi ujian kita sebagai sebuah bangsa. Ketika kita sedang menata diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, justru kita saat ini sedang diuji oleh wabah pandemi Covid-19, yang menimbulkan efek multidimensional, dan bahkan mengancam bonus demografi Indonesia.

Belum lagi tantangan pada era disrupsi dan VUCA, yang banyak mengubah cara dunia bekerja. Saat ini juga, kita tengah berdiri di tepi revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, yang secara fundamental akan mengubah pola pikir, gaya hidup, cara bekerja, serta memicu perubahan-perubahan lainnya. Juga pada era digital seperti saat ini, seakan-akan sudah tidak ada lagi batas-batas negara, karena internet tidak mengenal batas geografis, sehingga kita saat ini sedang bersaing dengan seluruh masyarakat dunia. Belum lagi masalah sumber daya manusia di Indonesia, yang masih banyak permasalahan dan pekerjaan rumah, yang perlu diselesaikan secara cepat dan tepat, jika kita tidak ingin tertinggal dari bangsa lainnya.”pungkasnya.

Pria asal Gowa Sulawesi selatan ini sangat berharap melalui buku ini bisa membangun kesadaran kolektif generasi muda Indonesia, karena ini adalah pekerjaan bersama, yang harus diupayakan bersama-sama, tidak hanya pemerintah, namun juga masyarakat, terkhusus kita yang muda hari ini. Wahyu mempersembahkan buku Generasi Penentu untuk semua anak muda Indonesia, yang saat ini sedang bersekolah, berkuliah, bekerja, beriwirausaha, serta yang sedang rebahan. Wahyu mengajak anak muda Indonesia untuk bisa menjadi generasi yang berperan, bukan baperan, generasi penentu, bukan penuntut. Wahyu akan melangsunkan launching dan bedah buku besok tanggal 19 Juni 2021, di Balaikota Makssar, yang akan dihadiri oleh beberapa tokoh dan generasi muda kota makassar. Rencananya buku ini akan dilaunching bersama Walikota kota Makassar, Bapak Danny Pomanto.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed