oleh

Lebih Dekat dengan Kandidat Ketua JOIN Makassar

ZONASULSEL.COM | Rahim seorang jurnalis tulen. Aktif menulis. Sosok Rahim ini, enak diajak ngobrol. Bergaul sesama pekerja pers, itu hobbynya. Sehingga di kalangan jurnalis nama Ibrahim tidak asing lagi. Itulah sekelumit profil seorang Ibrahim yang saya kenal.

Jelang Musyawarah Daerah (Musda), sejumlah nama disebut. Tapi, lagi-lagi hanya Ibrahim yang sering disebut. Nama yang tak asing lagi di telinga saya. Atau mungkin di pendengaran kita semua. Para jurnalis.

Untuk memimpin sebuah organisasi, apalagi organisasi profesi, semisal PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) atau JOIN (Journalis Online Indonesia) tidak semudah membalikkan telapak tangan. Disini, butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Pengalaman jurnalistik dan jejaring yang mengakar sehingga seorang calon pemimpin mudah dikenal. Semua kriteria ini telah dimiliki oleh Ibrahim. Tapi, semua kriteria itu akan sirna jika tidak dibarengi dengan etika. Etika seorang jurnalis atau wartawan, prilaku sangat perlu. Tanpa itu, jurnalis di mata mitra akan dilirik sebelah mata.

Kembali ke persoalan Musda JOIN, sudah pasti ada sejumlah nama yang maju. Tapi, sebuah pesta demokrasi yang akan digaungkan oleh para jurnalis online akan sukses jika kita memahami aturan organisasi. Sehingga akan melahirkan seorang pemimpin yang tahu apa yang harus dikerjakan. Bertanggungjawab. tidak arogan. Paham apa yang menjadi keinginan anggota.

Saya Irianto Amama yang menjadi Ketua PWI Maros dua periode mengajak teman-teman se profesi untuk senantiasa menjalin hubungan silahturahmi, tanpa mengedepankan rasa ego. Demi terciptanya hubungan harmonisasi sesama wartawan. Selamat bermusyawarah. Salam satu pena. (anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed