oleh

Bijak Bertransaksi Digital, Terhindar dari Kerugian Finansial

ZONASULSEL.COM LUWU TIMUR | 3 September 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 September 2021 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah ‘Tips dan Trik Menghindari Kejahatan di Ruang Digital’.

Program kali ini dipandu oleh Shinta Ardan sebagai moderator dengan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Co-founder Kerabatdata.com, Agum Fath Datulemba; Head of Public Policy and Government Relation Gojek Indonesia, Charly Raya; pemilik @Khalewale, Bakhtiar Adi; serta Leader of Google for Education, Akmal Hasan. Kegiatan webinar yang kembali digelar di Luwu Timur ini dihadiri oleh 691 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama, Agum Fath Datulemba membawakan tema ‘Teknologi dan Dampaknya Terhadap Perilaku Manusia’. Teknologi, papar Agum, berdampak pada hubungan bisnis-konsumen, kemudahan akses informasi, dan pengalaman berbelanja. Ia juga menjelaskan perbedaan pengalaman berbelanja daring dan luring, perkembangan tekfin, serta tips aman bertransaksi digital. “Ganti kata sandi secara berkala, rahasiakan kode OTP, periksa riwayat transaksi secara berkala, gunakan keamanan berlapis, hindari WiFi publik, dan gunakan dompet digital yang punya asisten 24 jam/7 hari,” pesannya.

Berikutnya, Charly Raya menyampaikan tema ‘Etika dan Peraturan yang Berlaku untuk Transaksi Digital’. Ia menjelaskan tentang internet sebagai gaya hidup masyarakat, pertumbuhan internet di Indonesia, perkembangan ekonomi digital, dan pembayaran elektronik. Ia juga membagikan tips bagi penjual dan pembeli dalam perniagaan digital.

Adapun pemateri ketiga, Bakhtiar Adi Nugroho membawakan tema ‘Etika Pelayanan dalam Berbisnis Digital’. Bakhtiar menyampaikan kelebihan bisnis daring, yaitu mudah, fleksibel, dan cakupan luas. “Pelayanan maksimal berarti respons cepat, ramah, pengiriman cepat, ditambah proses komplain dan retur cepat serta mudah,” ujarnya.

Sebagai pemateri terakhir, Akmal Hasan menyampaikan tema ‘Tips dan Trik Menghindari Penipuan Digital’. Akmal mengatakan, saat ini muncul kejahatan siber baru seperti spam/phishing, scam, social engineering, account duplicate, account takeover, serta pinjol bodong. “Untuk menghindarinya, waspadai orang di luar kontak, tidak sembarang menerima permintaan pertemanan, data personal untuk diri sendiri, jangan sembarang buka tautan, update perangkat, gunakan kata sandi yang kompleks, dan ganti secara berkala,” pungkasnya.

 

Setelah sesi pemaparan materi, moderator melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya jawab yang disambut beragam pertanyaan menarik dari para peserta. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Salah seorang peserta webinar, Dimas Darmawan, bertanya kepada Bakhtiar Adi Nugroho. “Banyak teman saya yang mulai bisnis online kecil-kecilan dan berhasil namun banyak juga yang kurang berhasil. Menurut mas Adi, bagaimana cara memulai bisnis online yang aman dan bisa survive di tengah persaingan bisnis online yang semakin ramai?”. Bakhtiar mengatakan bahwa sebaiknya bisnis yang akan dijalankan berdasarkan pada passion (kesukaan). “Kalau mau cepat, cari kebutuhan masyarakat saat ini. Tapi kalau mau gampang, cari passion kita, kira-kira bisa survive tidak dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya lebih lanjut.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed