oleh

Tenang Berinternet dengan Fitur Perlindungan Keamanan

ZONASULSEL.COM BAU BAU | 9 September 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 9 September 2021 di Baubau, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema “Lindungi Diri, Pahami Fitur Keamanan Digital” kali ini diikuti oleh 668 peserta.

Program kali ini dipandu oleh Agung Cahyono sebagai moderator dan menghadirkan empat narasumber, yaitu CEO KUMPUL.ID & Presiden Asosiasi Coworking Indonesia, Faye Wongso; pendiri Anakuntad.com, Satrio Amrullah; Kepala Lab. Hukum Perdata & Dosen Fak. Hukum UHO, Wa Ode Zullarti; dan Waketum Relawan TIK Indonesia & CEO/Co-Founder Kururio Indonesia, Eko Prasetya. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Ketua DPRD Kota Baubau, Zahari, selaku Keynote Speaker turut memberikan sambutannya. Ia menegaskan bahwa masyarakat mesti meningkatkan pemahaman dan kemampuan literasi digital agar dapat berinternet secara positif, mewaspadai bahaya pinjaman daring, dan berbagai efek negatif di dunia maya.

Berlanjut ke sesi pemaparan, Faye sebagai pemateri pertama membawakan materi bertema “Tips dan Trik Bertransaksi di Dunia Digital”. Menurut dia, transaksi digital yang berkembang pesat seiring kemajuan teknologi memiliki beberapa resiko keamanan, seperti penipuan, pengelabuan, malware, dan peretasan. Untuk menghindarinya perkuat kata sandi, gunakan verifikasi dua langkah, perbarui perangkat lunak dan anti-virus, serta hindari Wifi publik.

Berikutnya, Satrio menyampaikan materi berjudul “Memahami Aturan Bertransaksi di Dunia Digital”. Ia mengatakan, etika berinternet perlu diperhatikan dalam bertransaksi. Hargai dan perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Sebelum bertransaksi, pastikan keamanan dan data diri dengan mengecek detail transaksi dan menggunakan platform terpercaya.

Pemateri ketiga, Wa Ode Zullarti membawakan tema “Cara dan Legalitas Bayar Tagihan Daring”. Menurut dia, tagihan daring ada karena terjadinya transaksi daring. Pembayarannya bisa dilakukan melalui transfer bank, kartu kredit, dompet digital maupun iPayment di gerai toko. Keabsahannya dijamin oleh KUHPerdata maupun UU No.80/2019 tentang PMSE.

Adapun pemateri terakhir, Eko, mengusung tema “Jenis-Jenis Penipuan di Internet dan Cara Menghindarinya”. Ia mengatakan, era adaptasi normal baru membuat pengguna internet meningkat drastis dan berpotensi menjadi korban penipuan daring. Karenanya, literasi digital penting agar masyarakat kian paham akan keamanan digital dan terhindar dari penipuan daring.

Selanjutnya, moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut beragam pertanyaan menarik dari para peserta. Panitia memberikan hadiah berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Salah satu pertanyaan menarik peserta adalah tentang apakah Indonesia akan menuju cashless society dan bagaimana keuntungannya. Narasumber menjelaskan bahwa untuk menuju masyarakat non tunai, dibutuhkan pemeratan infrastruktur. Semoga dalam waktu dekat kita bisa mencapainya, sehingga transaksi keuangan akan lebih mudah serta aman dari pemalsuan uang dan terekam dalam jejak digital.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed