oleh

Kecanduan Internet pada Anak Bisa Dicegah, Butuh Kecakapan dari Orang Tua

ZPNASULSEL.COM LUWU |15 September 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 15 September 2021 di Luwu, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Kiat Cegah Kecanduan Digital pada Anak”.

Program kali ini dipandu oleh Noni Arnee sebagai moderator dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Hasanuddin Makassar, Gusnawaty; GNI Training Network, Muhammad Yunus; pendiri HelloMotion Academy dan kreator konten visual, Wahyu Aditya @masWaditya; serta psikolog klinis, Gerdaningtyas. Webinar yang kembali digelar di Luwu ini dihadiri oleh 398 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Gusnawaty sebagai pemateri pertama membawakan materi “Digital Skill: Jenis-jenis Mesin Pencari dan Memilih Informasi”. Gusnawaty menjelaskan tentang perkembangan internet di Indonesia, definisi kecakapan digital, beberapa laman yang bermanfaat bagi kepentingan akademik, serta tips penggunaan kata kunci pada aplikasi Google. “Gunakan tanda kutip, titik dua, bintang, dua titik dan angka, kata “related”, tanda minus, dan tipe fail,” terangnya.

Berikutnya, Muhammad Yunus menyampaikan materi berjudul “Bijak Mengunduh di Internet”. Yunus membagikan tips sebelum mengunduh konten di internet, apa yang dicari, kenapa ingin mengunduh, bagaimana mengunduhnya, serta di mana disimpan. Dia juga menjelaskan ciri-ciri konten negatif yang harus dihindari. “Menggunakan kalimat atau bahasa yang tidak nyaman, menimbulkan perasaan takut, mengganggu pikiran, mengancam keselamatan, menimbulkan permusuhan, dan berita palsu atau hoaks,” kata Yunus.

Sebagai pemateri ketiga, Wahyu Aditya membawakan tema tentang “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat untuk Anak”. Ia mengatakan, perlu dibuat aturan berinternet sehat di lingkungan keluarga. “Melarang perilaku merugikan seperti hoaks. Stop fitur notifikasi, no HP di kamar tidur, no rahasia kata sandi,” jelasnya.

Adapun pemateri terakhir, Gerdaningtyas, menyampaikan tema mengenai “Mengelola Budaya Digital yang Produktif”. Menurut dia, ada batasan screen time pada anak yang harus dipahami orang tua agar tidak kecanduan internet. “Kecanduan internet bisa merusak otak. Dampak lain yakni konflik, kecemasan, depresi, psikosomatis, psikotik, obsesif-kompulsif, sensitivitas antarpribadi, fobia, dan paranoid,” sebutnya.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memenangkan hadiah dari panitia berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

“Saat ini banyak laman yang menarik dan keren. Namun, ketika saya ingin mengunduh, malah berpindah ke laman lain, atau malah bisa terkena malware. Bagaimana tips untuk menghindarinya?” tanya Azmi Fauzi kepada Muhammad Yunus.

Muhammad Yunus mengatakan bahwa salah satu ciri laman yang tidak bagus adalah banyak sekali iklan, sehingga tampilannya kurang nyaman dilihat karena banyak tautan, gambar, dan video. Itu sebabnya, sebelum berinternet, tentukan dulu tujuan kita. “Ketika ingin mengunduh sesuatu, jangan malu bertanya pada orang yang lebih berpengalaman tentang laman apa yang bagus dan aman. Kalau tidak sempat, cari di Google. Jadi, kita riset dulu,” terangnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed