oleh

Aman Berinvestasi di Dunia Digital

ZONASULSEL.COM GORONTALO |Kota Gorontalo, 21 September 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 September 2021 di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Cara Aman Investasi Daring”.

Program kali yang dipandu oleh Nina Izwan sebagai moderator ini diikuti oleh 732 peserta serta menghadirkan empat narasumber, yang terdiri dari Direktur Regional ICSB Prov. Jatim, Meithiana Indrasari; komika & kreator konten, Ovil Putra; dosen Univ. Dr. Soetomo, Zulaikha; serta praktisi investasi pasar modal, Boby R. Payu. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Wali Kota Gorontalo H. Marten A. Taha sebagai Keynote Speaker turut mengapresiasi dan mendukung acara ini serta mengajak masyarakat Kota Gorontalo mengikuti webinar guna meningkatkan kecakapan dan kebijaksanaannya dalam berinternet. “Mari manfaatkan internet dan dunia digital untuk hal-hal yang positif, sehingga kita dapat berpartisipasi dalam meningkatkan daya saing masyarakat di era digital,” imbaunya.

Memasuki sesi materi, Meithiana sebagai narasumber pembuka menyampaikan paparan kecakapan digital bertema “Tipiskan Dompetmu dan Tebalkan Dompet Digitalmu”. Menurut dia, bisnis digital berubah dari konvensional ke digital berupa toko daring, lokapasar, dan perniagaan digital. Berbagai fitur seperti produk unggulan, live, ads marketplace, dekorasi, hingga manajemennya bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan dan meningkatkan usaha daring.

Berikutnya, Ovil menyampaikan materi etika digital berjudul “Peran E-Pasar dalam Mendukung Produk Lokal”. Ia mengatakan, permasalahan pelaku UMKM terkait kegagapan teknologi dan keengganan bertransformasi ke dunia digital karena sudah terbiasa berjualan tradisional, sedikit demi sedikit mesti dikikis. Selanjutnya, adaptasi ke usaha digital bisa segera dimulai dengan belajar dari praktik dan terus mengembangkan promosi serta mengelola testimoni.

Sebagai pemateri ketiga, Zulaikha membawakan tema budaya digital tentang “Digitalisasi: Dari Konsumtif Menjadi Produktif”. Menurut dia, saat ini kemajuan digital memungkinkan kita untuk kreatif dan produktif meraih penghasilan dari internet lewat usaha daring. Semakin dikenal merek/produk kita, semakin besar keuntungan yang bisa diraih.

Adapun Boby, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Bijak Memilih Investasi Daring”. Ia mengatakan, komitmen menyisihkan dana guna meraih keuntungan di masa depan bisa dicapai lewat investasi sektor riil seperti tanah, ruko, atau properti lainnya yang perlu modal besar. Namun, kita juga bisa berinvestasi di sektor riil bermodal kecil dengan memanfaatkan bantuan dari platform fintech. “Yang terpenting, pahami dulu risiko, karakter, dan mekanismenya sebelum kita berinvestasi,” tegasnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Dalam kesempatan tersebut, panitia memberikan apresiasi berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya yang beruntung. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang bagaimana cara mengelola dompet digital agar tidak boros. Narasumber menjelaskan bahwa komitmen, kontrol diri, dan membeli sesuai kebutuhan menjadi prinsip penting penggunaan dompet digital yang efektif.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed