oleh

Tim Program KOTAKU Apresiasi Kerja BKM Salewangang Pettuadae

ZONASULSEL.COM – MAROS | Tim program KOTAKU — Kota Tanpa Kumuh dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Buttasalewangan, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kab. Maros melakukan sosialisasi tingkat Komunitas Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kab. Maros, Sabtu, 9/10/2021.

Hadir pada acara sosialisasi, Majelis Taklim, tokoh masyarakat, LSM APKAN dan Tim Program KOTAKU, Hendrik Kusnandar, Hadi BKM Salewangang Hakim, Syafar, Mansyur, A. Fatmawati dan Frida.

Hendrik menjelaskan, tentang apa itu KOTAKU dan bagaimana perannya. ” KOTAKU itu adalah Kota Tanpa Kumuh,” ujar Hendrik.

Menurut Hendrik, Tim KOTAKU bekerja ke wilayah kumuh berdasarkan data yang telah di SK kan oleh Bupati Maros. ” Jadi kegiatan program KOTAKU itu mengubah wilayah kumuh menjadi tidak Kumuh. Untuk kegiatan pelaksanaan di lapangan dengan memberdayakan warga setempat. Sementara, anggaran yang digunakan langsung dari Kementerian PUPR,” jelas Hendrik.

Hendrik memaparkan, bahwa yang dilakukan tim KOTAKU adalah merubah sebuah wilayah yang kumuh menjadi asri. Tidak kumuh. ” Kami berharap, masyarakat harus menjaganya dan memelihara agar tetap asri, indah dan bersih,” imbuhnya.

Dikatakan, salah satu dari program KOTAKU di Kelurahan Pettuadae, Kec. Turikale yang dilaksanakan oleh BKM Salewangang. Wilayah kumuh ‘ disulap’ menjadi kawasan yang indah. Ada akses jalan khusus bagi disiblitas dan ruang terbuka hijau.

“Semua itu milik masyarakat.
Harapan dari KOTAKU adalah kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga program yang telah dilakukan oleh BKM maupun tim program KOTAKU,” imbuhya.

Kedepannya, menurut Hendrik, kekumuhan dalam satu wilayah tertentu harus dituntaskan. ” Saya mengapresiasi seperti yang dilakukan oleh BKM Salewangang, Kel. Pettuadae yang merubah wajah Pettuadae menjadi indah.

Untuk menuntaskannya, Pemda sudah menginstruksikan agar anggaran diarahkan ke wilayah kumuh dengan melibatkan CSR.

“Kami bangga dengan terobosan yang dilakukan oleh BKM Salewangang yang mengubah wilayah lingkungan Pettuadae. Sehingga, tim program KOTAKU mengusulkan kepada BKM Salewangang melakukan pendataan untuk program Tahun 2022,” kata Hendrik. (anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed