Buka kejuaraan Tinju Porkot VIII Makassar, Ahmad Susanto : Ini Ajang Mencari Petinju Muda Berbakat

ZONASULSEL.COM,MAKASSAR | | Ketua KONI Kota Makassar Ahmad Susanto membuka pertandingan cabang olahraga (cabor) tinju Pekan Olahraga Kota (PORKOT) VIII Makassar 2023 di Anjungan Losari, Selasa (24/10/2023) malam.

Baca Juga Tarik Minat Masyarakat, KONI Hadirkan Sportainment di Porkot VIII Makassar 2023

Secara umum pesta olahraga terakbar empat tahunan se Kota Makassar ini berlangsung 20 – 28 Oktober 2023. Ada 47 cabang olahraga yang dipertandingkan. Termasuk tinju. Peserta Porkot kali ini terbilang banyak. Sekitar 5000-an atlet, pelatih dan official. Mereka tersebar di 15 kecamatan se Kota Makassar.

Ahmad Susanto mengakui cabor tinju adalah cabor prioritas KONI Makassar. Selain karena prestasi yang ditorehkan di tingkat provinsi, tinju juga menjadi olahraga yang diminati masyarakat Makassar.

“Tinju ini adalah olahraga yang sesuai dengan karakteristik kita sebagai orang Makassar. Anak-anak muda kita suka berkelahi. Masyarakat dan penonton juga suka melihat orang berkelahi. Jadi tinju ini sesuai dengan karakter masyarakat Makassar, makanya diminati,” ucap Ahmad Susanto.

Namun kata dia, ada hal lain yang menjadi target utama sehingga tinju menjadi salah satu cabor prioritas KONI Kota Makassar.

“Kembali pada tujuannya, kita ingin mencetak atlet atlet tinju potensial. Walupun prestasi Tinju Makassar dan Sulsel sudah bagus, tetapi kita tidak bisa berhenti melalukan pembinaan,” tegas tokoh muda olahraga yang karib disapa Daeng Buang ini.

Bicara prestasi di tingkat provinsi, tidak ada lagi daerah lain di Sulawesi Selatan yang bisa menyamai Kota Makassar.

“Saya selalu bilang siapapun ketua Koninya, siapapun ketua Cabornya pasti Makassar juara umum di Porprov. Yang kita persiapkan ini adalah atlet yang akan juara di kancah nasional dan Internasional untuk mewakili Indonesia,” sebut putra berdarah Takalar ini.

Sebelumnya Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Pertina Makassar Muh Tawing menegaskan organisasi cabor yang ia pimpin selama tiga periode ini memang tengah gencar-gencarnya mencari dan membina atlet muda berbakat.

‘’Pelaksanaan Porkot tahun ini jadi momen bagi Pertina Makassar mencari bibit atlet muda untuk terus dibina untuk persiapan menghadapi Porporv 2026 di Kabupaten Wajo,’’ jelas M Tawing.

Pada hari pertama pelaksanaan Kejuaraan Tinju Porkot VIII Makassar 2023, panitia pelaksana mempertandingkan 15 partai. Khusus tinju, diikuti 10 kecamatan.

‘’Pembinaan atlet tinju yang selamaini dilakjukan oleh Pertina yang didukung penuh oleh KONI Makassar targetnya bukan hanya Porprov saja. Kami juga punya misi membawa atket tinju Makassar berprestasi ditingkat nasional dan internasional,” tegas Tawing.

Hal itu sudah dibuktikan. Dari 10 petinju Sulsel yang lolos PON pada Pra PON Pertama pada 20-30 Juli 2023 di Makassar, atlet tinju Makassar cukup mendominasi.

‘’Dari 10 atlet Sulsel lolos PON pada Pra PON Pertama, Makassar menyumbang enam petinjunya. Itu angka sementara. Karena kami masih mengutus tiga orang lagi petinju Makassar ke Pra PON Kedua di Kupang yang saat ini masih berlangsung,” jelas Tawing.

Sementara itu Ketua pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sulawesi Selatan (Sulsel), Harpen Reza Ali mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Tinju Porkot VIII Makassar 2023. Menurut dia, KONI Makassar dan Pertina Makassar sebagai inisiator dan pelaksana kegiatan ini memiliki visi yang sama dengan Pertina Susel, yakni membina atlet yang mampu membawa Indonesi juara di tingkan dunia.

“Tentu kita sangat berbangga dan mengapresiasi atas pelaksanaan kejuaraan ini. Ini menjadi bukti bahwa KONI Makassar dan Pertina Makassar menjalankan pembinaan dengan baik. Apalagi pesertanya merupakan atlet-atlet muda yag datang dari pelosok lorong yang ada di Makassar,” kata Harpen Reza Ali.

Seperti M Tawing, Harpen Reza Ali juga menjelaskan, saat ini Sulsel telah memastikan 10 atletnya lolos PON 2024 Aceh Sumut. Tiket ke PON 2024 diraih pada pelaksanaan Pra PON pertama yang berlangsung di Makassar, Juli 2023 lalu.

“Ini sejarah baru bagi Sulsel. Sejak Pertina berdiri di daerah ini, baru kali pertama kita menjadi tuan rumah Pra PON. Sekaligus juga meloloskan 10 atet kita,” jelas Harpen Reza Ali.

Karena itu, putra pengusaha, politisi dan tokoh olahraga nasional asal Makassar, A Reza Ali ini menyampaikan apresiasi khusus kepada Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto yang selama ini menelorkan sejumlah ide-ide brilian dalam rangka pembinaan prestasi olahraga di kota Daeng.

‘’Terkhusus untuk sahabat saya Bang Ahmad Susanto. Saya ucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian dan sopportnya terhadap Pertina Makassar sehingga atlet-atletnya banyak meraih prestasi dan mengharumkan Sulsel di tingkat nasional dan dunia,’’ kata Harpen Ali yang juga salah satu Caleg DPRD Sulsel nomor urut 3 Partai Demokrat dapil Makassar B meliputi Kecamatan Manggala, Panakkukang, Rappocini dan tamalanrea.(*)