Bahtiar Baharuddin Dilantik Jadi Ketua Mabida Gerakan Pramuka Provinsi Sulsel

ZONASULSEL.COM,MAKASSAR ||- Sekjen Kwarnas Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar, melantik Bahtiar Baharuddin sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Hotel Novotel Makassar, Sabtu, 27 Januari 2024.

Baca Juga Pj Gubernur Sulsel Bersama Barisan Muda Putra Pongka Tanam Sukun di GOR Sudiang

Bachtiar menyampaikan selamat dan sukses kepada Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, atas jabatan barunya sebagai bagian dari Gerakan Pramuka di Sulsel.

“Selamat menjalankan tugas dan amanah Pak Bahtiar Baharuddin. Kami menyampaikan terimakasih kepada Kaka Bahtiar Baharuddin sudah bersedia menjadi Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Provinsi Sulsel,” kata Bachtiar dalam sambutannya.

Menurut dia, banyak hal yang bisa lakukan Gerakan Pramuka Provinsi Sulsel dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, terutama bagaimana mendukung ketahanan pangan di Sulsel.

“Ini Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bagus dan untuk mendukung kemandirian Gerakan Pramuka,” tuturnya.

Dirinya berharap kedepannya Gerakan Pramuka Provinsi Sulsel berjalan dengan baik sesuai aturan main Gerakan Pramuka.

“Semoga ke depan berjalan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Gerakan Pramuka,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Gerakan Pramuka Provinsi Sulsel, Rahman Syah, mengaku, dengan dilantiknya Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Sulsel, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Gerakan Pramuka Sulsel.

“Terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel dan Sekjen Kwarnas Gerakan Pramuka sudah hadir dalam acara Musyawarah Daerah IX di Provinsi Sulsel,” katanya.

Ia menegaskan, Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan bagi generasi muda bangsa di seluruh Indonesia, terkhusus di Provinsi Sulsel ini.

“Saya hormat kepada kebaikan kita semua. Gerakan Pramuka ini bukan partai politik, tapi sekolah tempat mendidik generasi muda, generasi bangsa,” pungkasnya. (*)