ZONASULSEL.COM, MAKASSAR || Pemerintah kota Makassar terus menggenjot pengembangan Lorong Wisata. Yang mana program tersebut diharapakan dapat mengatasi berbagai permasalahan di Lorong
Baca Juga Hari Ini Plt Kasatpol PP Makassar Kunker di Kecamatan Mariso dan Tamalate
Selain permasalahan lorong, program Lorong Wisata juga diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan global. Seperti krisis pangan
Lorong Wisata yang digagas Walikota Makassar Ir Moh Ramdhan Pomanto, merupakan program yang banyak mendapat apresiasi dari negara luar, karena program ini mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat
“Program Lorong Wisata ini jadi pembahasan di negara luar, mengapa karena program ini ada namanya gotong royong antara pemerintah dan masyarakatnya
Jadi keberhasilan program ini dilihat bagaimana keterlibatan masyarakat didalamnya. Jadi bukan hanya pemerintah yang bekerja, tapi keterlibatan semua masyarakat,”tutur Alamsyah Sahabuddin
Hari ini Alamsyah Sahabuddin didampingi Camat Mariso Aswin Kertapati, Ketua Forum Dewan Lorong Kota Makassar Faizal Hamdan dan Lurah, meninjau salah satu kebun di Kelurahan Bontorannu Kecamatan Mariso, 03/08/2024
Kebun tersebut dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Bontorannu kini siap panen. Kebun yang memanfaatkan lahan seadanya ini didalamnya terdapat berbagai tanaman hortikultura, seperti sawi, kangkung dan cabai
“Hasil kebun tersebut untuk dikonsumsi sendiri, sehingga mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli sayauran. Mereka tinggal mengambil di kebun sendiri, selain itu juga hasil kebun ini dapat mereka jual,” tutur Alamsyah Sahabuddin
Inilah salah satu manfaat dari program lorong wisata yang mana masyarakat dapat mandiri pangan. Dengan memanfaatkan lahan seadanya seperti pekarangan rumah mereka sudah dapat berkebun sehingga untuk kebutuhan sayur sayuran, cabai dan lainnya tidak perlu lagi ke pasar mengeluarkan uang,”tutup Alamsyah Sahabuddin
Laporan Ib













