ZONASULSEL.COM,MAKASSAR || Kepala Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar Andi Shinta Pratiwi S. STP,. M. AP, mengikuti Zoom Meeting penyusunan Prevalence of Undernourishment (PoU). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat basis data pangan dan gizi yang akurat serta dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan ketahanan pangan baik di tingkat nasional maupun daerah.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara teknis mengenai penghitungan PoU yang berbasis pada data pemerintah daerah, termasuk data DKP Kota Makassar. Data tersebut mencakup ketersediaan pangan, pola konsumsi masyarakat, hingga indikator kerawanan pangan di tingkat rumah tangga.
Kabid Kerawanan Pangan dan Gizi DKP Kota Makassar Shinta menyampaikan bahwa keterlibatan aktif dalam penyusunan PoU sangat penting dalam menghasilkan data yang valid.
“Data DKP Kota Makassar menjadi rujukan utama untuk menilai kondisi ketahanan pangan di wilayah kita. Dengan penyusunan PoU, kebijakan yang diambil nantinya dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DKP Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pemantauan pangan dan gizi, baik melalui pengumpulan data rutin maupun analisis kerawanan pangan. Hasil penyusunan PoU diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi peningkatan ketahanan pangan sekaligus perbaikan status gizi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah kebijakan terkait pangan dan gizi berbasis pada data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.(**)
