ZONASULSEL. COM, MAKASSAR || Workshop bertajuk “Penerapan Ecoverse dalam Sistem Hidroponik” sukses digelar pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kapasa Ecoverse, sebuah ekosistem kreatif pengolahan sampah botol plastik bekas yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan lingkungan.
Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik, terutama botol bekas. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan solusi pertanian ramah lingkungan melalui pemanfaatan sistem hidroponik sebagai alternatif bercocok tanam di lahan terbatas.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Nurul Syafiqah Ain, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tengah menjalani program KKN Tematik Perubahan Iklim. Workshop dilaksanakan di Kelurahan Kapasa Raya dengan melibatkan siswa-siswi serta para guru SMP Negeri 11 Makassar sebagai peserta utama.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep Ecoverse, yaitu upaya menjaga keseimbangan lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Botol plastik bekas diperkenalkan sebagai media tanam hidroponik yang memiliki nilai guna baru sekaligus mengurangi limbah plastik di lingkungan sekitar.
Selain materi teori, peserta juga diajak mengikuti praktik langsung pembuatan instalasi hidroponik sederhana menggunakan botol bekas. Metode ini dinilai efektif untuk menumbuhkan minat siswa terhadap pertanian modern sekaligus menanamkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan, serta mampu menerapkan pola hidup ramah lingkungan di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka. Program Kapasa Ecoverse pun diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam pengelolaan sampah dan pengembangan pertanian berkelanjutan.(**)







