ZONASULSELCOM, BANTAENG | | Kabar baik bagi para eks pekerja atau karyawan yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kabupaten Bantaeng. Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng menghadirkan program pelatihan kerja 100 persen gratis untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja baru.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, Irfan Fajar, S.Sos.,M.Si kepada zonasulsel.com diruang kerjanya, Kamis (16/7/2026)
Dikatakannya, program ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh BPVP Bantaeng, sehingga peserta tidak dipungut biaya selama mengikuti pelatihan.
“Program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar siap bersaing di dunia industri maupun membangun usaha mandiri,” ujarnya
Lanjut dikatakan, sebanyak 10 jenis pelatihan disiapkan sesuai kebutuhan dunia kerja, yakni pelatihan menjahit, pembuatan roti dan kue, pengelasan (welder), operator alat berat, otomotif, instalasi listrik, barista, teknik komputer, perbaikan AC, hingga Bahasa Mandarin.
“Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 16 hingga 30 hari kerja pada periode Agustus sampai Oktober 2026. Sasaran program ini adalah eks pekerja atau karyawan yang terdampak PHK di wilayah Kabupaten Bantaeng,” pungkasnya.
Perlu diketahui, untuk mengikuti program tersebut, calon peserta hanya perlu menyiapkan fotokopi KTP, fotokopi ijazah terakhir, serta surat pemberitahuan PHK dari perusahaan.
Masyarakat yang ingin mendaftar atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia pelaksana melalui:
Nurbaya Syafie, S.Sos., MM: 0858-6937-5948
Fatmawati, SE: 0813-5535-9200
Program pelatihan vokasi gratis ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi para korban PHK untuk bangkit, memperoleh keterampilan baru, memperluas kesempatan kerja, hingga menciptakan usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.(D.Tanggo)








