ZONASULSEL. COM, MAKASSAR || Perayaan Milad ke-5 Lembaga Monta Bassi Celebes (LMBC) bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum strategis menegaskan posisi LMBC sebagai garda pelestari budaya lokal dan wadah regenerasi penggiat seni tradisi di Sulawesi Selatan. Gelaran yang berlangsung di Baruga Benteng Somba Opu, Minggu (7/12/2025) itu, menghadirkan pertunjukan budaya yang menggambarkan identitas kuat masyarakat Sulawesi Selatan.
Mengusung tema “Penguatan Lembaga Monta Bassi Celebes sebagai Penggiat Budaya yang Berkearifan Lokal”, acara ini menyoroti komitmen LMBC dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi dan globalisasi budaya.
Ketua Umum DPP LMBC, Rustan, menegaskan bahwa perjalanan lima tahun bukanlah capaian yang mudah. Ia menyebut keberhasilan tersebut lahir dari totalitas anggota dan pengurus dalam membesarkan organisasi.
“Perjalanan 5 tahun LMBC merupakan bentuk kesabaran, kerja keras dan militansi seluruh anggota. Kami berharap LMBC terus tumbuh menjadi lembaga budaya yang kompak, maju dan solid,”ujarnya.
Kehadiran Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Muhammad Andi Imam Dg. Situju, memberi warna sekaligus dorongan moral dalam upaya pelestarian budaya. Ia menegaskan bahwa budaya adalah identitas bangsa yang harus dipertahankan.
“Budaya adalah warisan leluhur yang mencerminkan karakter suatu bangsa. Lembaga Monta Bassi Celebes memiliki peran penting sebagai lembaga budaya garda terdepan dalam pelestarian budaya lokal,” tegasnya dalam sambutan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Muh. Thamrin Dg. Maleo, menyampaikan bahwa perayaan ini adalah bentuk komitmen LMBC untuk terus mempromosikan budaya Sulawesi sebagai kekuatan lokal yang harus dijaga di tengah era global.
Peringatan Milad kali ini diisi dengan beragam atraksi kesenian tradisional, mulai dari kembangan silat pamanca, rempak gendang kreasi, hingga pencak silat budaya Makassar yang dipimpin oleh para penggiat budaya muda. Selain itu, ditampilkan pula sesi khusus mengenai Batu Monta Celebes, yang menjadi bagian simbolis identitas dan filosofi LMBC.
Momentum konsolidasi organisasi ditandai oleh penyerahan Surat Keputusan struktur pengurus DPP LMBC periode 2023–2028, diserahkan oleh Sekretaris Umum Muhammad Abbas, SE., MM kepada Ketua Umum sebagai bagian dari penyempurnaan tata organisasi.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyematan PIN LMBC, serta penyerahan Batu Monta Bassikepada para tamu undangan dari unsur ormas, laskar, komunitas dan penggiat budaya
Milad ke-5 LMBC menjadi simbol kebersamaan sebagaimana slogan organisasi:
“Satu Sakit, Sakit Semua.”
Melalui pagelaran budaya ini, LMBC berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dan ikut menjaga keberlanjutan nilai budaya dan adat lokal.(**)







